oleh

Rakornas BN : Awalil Rizky Fundamental Ekonomi Indonesia Lemah

Jakarta, TribunAsia.com – Dewan Pembina Barisan Nusantara, Awalil Rizky memberikan kuliah umum terkait ekonomi sekala nasional baik menyentuh kesejahteraan rakyat maupun kegagalan pemerintah didalam RPJMN.

“Kali ini saya ingin menyampaikan tentang ekonomi saya melalui Pak Sudirman Said tentang ekonomi kalau Bang Sandi agak paham, saya pernah diberi tugas di DKI ketua tim debat. RPJMN itu ditetapkan presiden itu indikator dari 15 indikator ekonomi hanya 1 yang tercapai 13 tidak tercapai,” tandas Ekonom.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Namun, dalam kesempatan tersebut fundamental ekonomi Indonesia disampaikan kian melemah oleh Awalil dalam Rakornas. Selain itu, industri olahan saat ini tengah merosot dan anggka pengangguran meningkat justru hasil produksi semakin sedikit.

Baca Juga : Relawan PADI BN Korwil DKI Deklarasi Dukungan Prabowo-Sandi

“Apa benar fundamental ekonomi kita kuat atau dibalik pundamental Indonesia lemah saya menjawab tidak. Industri kreatif itu pelengkap harus ada basis harus dibangun fundamental yang kuat, produksi dibangun. Jadi, industri olahan itu merosot jadi orangnya yang bertambah banyak produksi semakin sedikit. Bahkan sejak saat ini kebih buruk dari zaman orba,” tandasnya.

Akan tetapi, Zulkifli Halim selaku Dewan Pengarah relawan mengatakan kontrak politik diharapkan dapat menyerap aspirasi rakyat untuk dijadikan visi dan misi. Kata dia, relawan yang terdidik merupakan bagian dari orang-orang beriman.

“Kontrak politik itu untuk kepentingan petani dan nelayan gitu, kalau kita menyerap aspirasi rakyat itu sebuah tuntutan untuk kita jadikan visi misi. Program yang kita jalankan kita samakan jadi, kontrak politik itu yang lebih diefektifkan tapi kalau kita lihat situasi sekarang Prabowo akan menang. Kita dibarisan ini didik bukan orang yang berkurang kita ini dididik orang yang beriman,” ujarnya.

Baca Juga : Laporan Relawan BN : Kawal TPS

Selanjutnya, Zulkifli tidak menyangka Cawapres pasangan Prabowo membuat orang terperangah dan sureprise. Ia juga berpendapat didepan relawan Barisan Nusantara bila ada kelompok interes kepentingan menjadi salah satu kekuatan.

“Jadi, kalau ada kelompok interes kepentingan jadi salah satu kekuatan itu sureprise membuat orang terperangah. inikan sandi nggak disangka2 jadi wapres,” Zulkifli Halim. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *