oleh

Puluhan Mahasiswa STIH Litigasi Pelajari Tata Cara Persidangan

Jakarta, TribunAsia.com – Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Litigasi (STIH Litigasi) pantau persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (Jaktim). Dengan mengenakan almamater kampus berwarna kuning mereka menyambangi ruang sidang dan mengamati tata cara persidangan.

Menurut Arif, Mahasiswa Fakultas Hukum dengan alamat Kampus di jalan Percetakan Negara No. 7 Jakarta Pusat mengatakan, kedatangannya bersama rekan-rekan untuk mempelajari dan mengetahui persidangan yang tengah berlangsung termasuk tata cara sidang-sidang.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Mau melihat tata cara persidangan disini. Bagaimana kita mengetahui mempelajari tahapan persidangan,” katanya kepada TribunAsia.com, Kamis (18/10/2018).

Mahasiswa semester 3 itu pun menyampaikan ketika selesai menyaksikan jalannya sidang pidana.

Kemudian, dia memperhatikan peran-peran Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum dan Kuasa Hukum dari pukul 13.00 WIB atau awal mulanya persidangan hingga berakhirnya persidangan.

“Adanya tuntutan ada jaksa penuntut dan pembela. Semester 3 tadi dari jam 1 (13.00),” ujar Arif.

Selain itu, Vira turut mengatakan perihal kedatangannya tersebut, bagian dari tugas yang diberikan oleh Dosen di kampusnya. Katanya, dia telah menyaksikan langsung persidangan terbuka dalam kasus penganiyaan.

“Ini tugas dosen juga melihat persidangan secara langsung tadi melihat sidang penganiayaan,” ucap Vira.

Vira berpendapat, sudah 7 kali persidangan secara bergantian di ruang sidang PN Jaktim disaksikan bersama rekan satu almamaternya akan tetapi sidang yang disaksikan berbeda-beda kasusnya.

Dalam kesempatan berikutnya, dia juga akan menyaksikan kembali jalannya persidangan untuk menambah wawasan terkait hukum.

“Banyak sih yang dilihat tadi tujuh kali persidangan dengan perkara yang berbeda-beda. Nanti ada kunjungan akan datang juga,” tandas Vira.

Saat itu sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Endang Sriastingsih, SH dengan didampingi Hakim anggota Hermawansyah, SH.,MH dan Gede Ariawan, SH.,MH.

Serta duduk selaku jaksa penuntut umum (JPU) ketika itu diketahui bernama Yully, SH dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Selanjutnya,  waktu persidangan telah selesai disempatkan oleh mahasiswa dan mahasiswi STIH Litigasi untuk Selfi bersama Majelis Hakim dan bertolak kerumah masing-masing. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. ini keren banget….Smoga STIH Litigasi selalu terdepan dengan ilmu – ilmu yang didapat dan Mahasiswa/i yang handal dibidang Litigasi.