oleh

Pembangunan Jakarta, Perlu Masukan Berbasis Data

Jakarta, TribunAsia.com – Kepemimpinan Anies Baswedan yang memasuki tahun kedua, telah melahirkan ragam kebijakan dalam rangka pembangunan Jakarta, selain melanjutkan kebijakan positif dari pemerintahan sebelumnya, Anies juga banyak melakukan terobosan kebijakan baru, tak tanggung-tanggung ada kebijakan tertentu era Ahok yang diganti. Mensukseskan pembangunan Jakarta perlu keterlibatan semua pihak, termasuk memberikan saran berdasarkan data di lapangan.

Pentingnya memberikan masukan berbasis data ke Pemda DKI disampaikan Jefry Hidayat, peneliti Populy Centre, dalam penilaiannya masukan berdasar data sifatnya mendesak, hal ini agar Pemda DKI mendapatkan saran yang akurat, tidak sekadar asumsi, bila sifatnya hanya asumsi, maka kemungkinan untuk salah sangat besar.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Butuh masukan berdasarkan data, ini bisa dilakukan melalui riset langsung ke tengah masyarakat, apa sebenarnya keluhan masyarakat, harapan mereka apa, penilaiannya terhadap kinerja Pemda bagaimana” jelasnya di Kantor Populy Centre, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).

Lebih lanjut dirinya menekankan, ada beberapa hal yang perlu diukur langsung terkait penilaian masyarakat terhadap kerja Pemda DKI, misalnya sejauh mana pemahaman masyarakat terhadap aplikasi pelayanan publik, atau bagaimana dampak sarana dan prasarana publik yang telah dibangun Pemda.

“Sekarang kan pelayanan publik banyak berbasis elektronik, apakah semua masyarakat Jakarta mengetahui hal itu, bila tahu lantas bagaimana pandangan mereka, itu penting” pungkasnya.

Pembangunan dengan melibatkan partisipasi masyarakat adalah sebuah keniscayaan, terlebih dalam sistem demokrasi, ditampungnya partisipasi publik menandakan proses pembangunan merupakan milik semua kalangan.

“Semua saran harus ditampung, sebab kita dalam sistem demokrasi, artinya proses pembangunan juga harus demokratis” imbuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *