oleh

Kontes Burung Berkicau Diadakan Ditepi BKT Jaktim

Jakarta, TribunAsia.com – Kontes burung berkicau diadakan di tepi Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit Jakarta Timur. Peserta harus mendaftarkan diri kepada panitia dan memperoleh nomor sesuai tiket yang diberikan oleh panitia untuk digantungkan serta dinilai.

Saat ditemui, Endi peserta nomor baris 37 pemilik burung kicau jenis Cucak Hijau datang ke lokasi untuk memperebutkan juara 1, 2 dan 3. Durasi waktu kontes diperkirakan mencapai 10-15 menit khusus jenis burung kicau Murai, Kacer dan Cucak Hijau dengan beragam isian suara berbagai burung dalam satu jenis burung yang akan dinilai oleh dewan juri.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Tiket Rp 20 ribu, saya diajak sama temen kesini. Antara 10-15 menit (waktu kontes) burung saya kandang warna bendera Jerman nomor 37. Kalau menang dapat sertifikat piala sama uang. Udah banyak banget juara kebanyakan (didapat) juara 1,2 dan 3,” kata Endi kepada TribunAsia.com, Rabu (17/10/2018).

Kemudian, peserta nomor tiket 37 menyampaikan, burung kontes miliknya mampu menirukan suara burung Cucak Lilin dan burung Pelatuk. Endi pun memaparkan perihal pakan yang diberikan dalam mengurus peliharaan hobinya tersebut dengan memberikan umpan pisang dan bila hendak kontes diberikan ulet Hongkong untuk menambah energi. Selain ikut kontes di BKT tempat-tempat kontes lainnya di Jakarta juga dikunjungi oleh para pengemar kicau mania.

“Isinya burung cucak lilin sama pelatuk. Kalau cucak ijo dikasih pisang aja dan kalau dilombain (kontes) dikasih ulet Hongkong. Selain di BKT di Pasar Minggu juga ada ,” tambahnya.

Iwan warga Matraman Jaktim juga menyatakan hal yang serupa, kedatangannya di kontes burung kicau untuk melampiaskan kesenangannya dengan menurunkan burung jagoannya yang berjenis Lovebird dengan sangkar berbentuk bulat terbuat dari kawat besi.

Burung peliharaannya tersebut diperkirakan berusia 2 bulan dan masuk dalam kategori kelas paud B dengan membayar tiket masuk senilai Rp 20 ribu.

“Paud B tiket 20 ribu waktu 5 menit. Kalau maen ginian (Lovebird) banyak saya tinggal di Matraman. Susah kalau hobi pasti miara satu atau dua burung dirumah ,” terang Iwan di lokasi kontes.

Namun, salah seorang tim Juri dari Radjawali Indonesia menjelaskan, penilaian diberikan kepada pemilik burung kicau sesuai dengan irama lagu dan durasi kerja burung saat kontes. Adapun 4 kategori jenis burung Lovebird diantaranya Lovebird pemula, baby, dewasa rapih dan bebas aksi.

“Penilaian kalau burung kicau irama lagu durasi kerja dan volume gaya serta pisik. Serta poin-poin untuk penilaian lovebird lempar stik kuning nilai 15 poin, biru nilai 40 dan merah poin 100. Poinnya terbesar baby. 4 kategori Lovebird pemula, baby, dewasa rapih dan bebas aksi. Waktu 10-12 menit sama dengan burung kicau,” jelas Bintang.

Selebihnya, kata Juri bagi peserta pemenang kontes akan memperoleh piagam, tropi dan uang pembinaan. Untuk pemenang kontes akan di pilih juara 1, 2 dan 3.

Ia menambahkan, kategori burung berkicau yang berpotensi juara terlihat pisik serta irama lagu yang berganti-ganti yang dengar dari burung yang dikonteskan.

“Juara 1 berupa, piagam dan tropi. Kicau nggak beda jauh dana pembinaan piagam tropi untuk 3 besar. Irama lagu itu variasi lagu yg berganti-ganti serta tembakan ditunjang durasi kerjanya volume pisik atau gaya,” tandas Juri. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *