oleh

Peliputan Gempabumi di Palu, Media Asing Harus Memiliki Visa Kunjungan Jurnalistik

Jakarta, TribunAsia.com – Peliputan gempabumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah yang tak luput di publikasikan oleh media asing disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. Perihal tugas jurnalistik, wartawan asing harus melengkapi diri dengan Visa kunjungan dan surat keterangan jurnalistik ke Indonesia.

“Media asing yang akan melakukan liputan di Palu harus memiliki visa kunjungan jurnalistik atau surat keterangan yang menunjukkan jurnalis yang punya duty station di Indonesia,” jelas Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (11/10/2018).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kemudian, kata BNPB jurnalis asing diperkenankan meliput bencana alam bila telah melengkapi diri dengan dokumen yang sah dari kantor kedutaan yang sesuai.

“Apabila memiliki dokumen tersebut kemudian check in di joint information center Pospenas. Setelah itu dapat meliput di lapangan, kecuali di darah asset militer,” jelas Sutopo.

Ia menambahkan, jurnalis asing yang diketemukan saat peliputan hanya melengkapi diri dengan Visa turis dan harus melengkapi keterangan melalui kantor kedutaan negara asal.

“Beberapa media asing yang masuk tanpa dilengkapi dilengkapi dokumen yang tepat. Mereka menggunakan visa turis. Mereka diminta untuk melapor ke kedutaan,” papar BNPB.

Selain itu, penolakan peliputan peristiwa gempabumi terjadi yang dilakukan oleh relawan asing. Hal itu disampaikan bukan kepada jurnalis asing yang tengah meliput bencana di Palu.

“Terkait penolakan WNA ternyata mereka bukan dari media tetapi relawan asing. Ketentuan media asing meliput bencana di Palu,” tandasnya.

Akan tetapi Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyatakan, akan memberi fasilitas kepada wartawan asing bila hendak membutuhkan narasumber terkait gempabumi dan tsunami.

“Wartawan asing diterima dengan baik di Pospenas, seperti BBC News, dan malah difasilitasi apabila mereka membutuhkan narasumber untuk wawancara,” pungkasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *