oleh

Bantu Korban Gempa Palu, PPMI Shohwatul Is’ad Distribusikan Pangan Instan

Pangkep, TribunAsia.com – Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad ambil bagian dalam upaya membantu korban gempa dan tsunami Palu dengan menggalang bantuan seribu dus mie instan yang bersumber dari civitas PPMI Shohwatul Is’ad.

Bantuan gempa tsunami Palu di koordinir oleh Ust.Rasyidi salah seorang guru PPMI Shohwatul Is’ad.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Kami bergerak secepat mungkin. Sebelum digulirkan bantuan, civitas PPMI Shohwatul Is’ad menggelar shalat ghaib dan doa bersama untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu, dan Sabtu (6/10/2018), kita telah mendistribusikan bantuan tahap pertama ke tiga titik lokasi pengungsian di Makassar” ujar Ustadz Rosyidi, Ahad (7/10/2018).

Ustadz yang sekaligus menjadi pembina di PPMI Shohwatul Is’ad, menyatakan saat ini memfokuskan bantuan untuk korban gempa Palu pada pangan. Seperti mie instan, beras, dan telur.

“Iya, karena mereka berada di beberapa titik, kita menyerahkan mie instan, beras, popok bayi dan telur. Jadi kami pikir bantuan pangan paling dibutuhkan. Nanti kami data lagi untuk jenis bantuan lain,” ungkap Ustadz Rasyidi.

Rasyisi menambahkan, dalam kondisi yang paling sulit, selain kita mendistribusikan makanan instan, PPMI Shohwatul Is’ad. Juga merencanakan membuat makanan siap konsumsi untuk memudahkan korban memenuhi kebutuhan kesehariannya.

“Kita dari PPMI Shohwatul Is’ad akan mengirim bantuan tahap kedua sekaligus kita akan menyajikan makanan siap konsumsi, karena kondisi korban gempa dan tsunami Palu yang berada di Makassar belum memiliki perlengkapan masak, sehingga lebih baik lagi jika kita menyajikan makanan langsung yang tidak diolah lagi” ujar Ustadz Rasyidi.

Dia memastikan, bahwa bantuan gempa Palu akan terus bergulir. Civitas PPMI Shohwatul Is’ad sangat antusias membantu korban gempa dan tsunami Palu.

Selain bantuan berupa makanan, PPMI Shohwatul Is’ad berencana membuat posko trauma healing, jika kondisi memungkinkan.

“kita merencanakan membuka posko trauma healing untuk membantu saudara kita yang terkena trauma gempa dan tsunami, pungkas Ustadz Rasyidi. (Bia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *