oleh

Kejari Jaktim Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Sulteng dan Menyukseskan Paragames 2018

Jakarta, TribunAsia.com – Kejaksaan Negeri Jakarta Timur gelar do’a serta khataman Al-Qur’an untuk korban musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Kegiatan kerohanian itu dimulai pada hari Jum’at, 5 Oktober 2018 di Mushalla Darut Taubah.

Dalam kesempatan do’a bersama, institusi Adyaksa memberikan santunan kepada santri yatim piatu Pondok Pesantren Ar-Raudhah yang bertempat di Bogor, Jawa Barat. Tausiyah dipimpin oleh KH Fatria Daha Al Banjari.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kepala seksi tindak pidana umum mengatakan, kehadiran para santri dilingkungan Kejari Jaktim dengan tujuan mendoakan korban yang tertimpa musibah Gempa bumi dan tsunami.

“Tausiyahnya ustadz KH Fatria Daha Al Banjari menyampaikan bahwa dalam suasana apapun baik suka maupun duka diterima. Musibah yang terjadi agar selalu mendekatkan diri kepada Allah,” jelas Ahmad Mukhlis, SH kepada TribunAsia.com, Jum’at (5/10/2018).

Diketahui, Gempa bumi berlangsung diterjadi didaerah Palu dan Donggala pada tanggal (28/9) pukul 17.02 WIB dengan kekuatan 7,7 Magnitudo dengan pusat gempa 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah. Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Karo.

Ia menambahkan, dalam kondisi bencana harus tetap mendekatkan diri melaksanakan perintah-Nya tak lupa membersihkan hati. Disampingi itu, peserta yang hadir turut mendoakan kepada seluruh umat seisi bumi.

“Jamaah mendoakan kita semua untuk kebaikan dan keselamatan umat manusia didunia dan selalu membersihkan hati atas semua cobaan dan musibah yang ditimpakan kepada umatnya. Mendekatkan diri kepada Allah dan salalu sadar semua isi bumi akan kembali pada-Nya,” tandasnya.

Selain itu, Kejari Jaktim berharap Indonesia 2018 Asian Paragames berjalan dengan sukses yang akan dimulai pada tanggal 6-13 Oktober 2018.

“Hari Jum’at tgl 5 Oktober mengadakan do’a besama dan khataman Al Qur’an untuk kesuksesan Asian Paragames 2018 serta Indonesi tetap Jaya. Do’a dan Asa Kejaksaan RI untuk Asian Paragames,” kata Kasi Pidum. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *