oleh

PT Lonsum Sudah Sejak Lama Rugikan Masyarakat Bulukumba

Bulukumba, TribunAsia.com – Sengketa agraria antara PT Lonsum dengan masyarakat Bulukumba menuai banyak komentar dari warga Bulukumba, konflik tanah yang sudah berlangsung puluhan tahun ini dinilai sangat merugikan masyarakat Bulukumba. Gambaran konflik Lonsum dan Masyarakat hanya merupakan salah satu potret betapa modal sangat berkuasa dalam kehidupan masyarakat.

Salah satu warga Bulukumba, Rudi, memandang bahwa apa yang dilakukan Lonsum terhadap masyarakat sudah sangat menciderai rasa keadilan, perlahan tapi pasti Lonsum telah memperkuat klaimnya terhadap tanah perkebunan.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Konflik ini sudah berlangsung sangat lama, saya melihat langsung sejak saya masih kecil, rasa keadilan benar-benar hilang, tanah masyarakat dicaplok secara perlahan” tegasnya, Kamis (4/10).

Pemerintah dinilai mandul dalam menyelesaikan kasus Lonsum, ada indikasi kuat oknum pemerintah bermain mata dengan pihak Lonsum.

“Lihat saja, sekarang Lonsum semakin berani, bahkan surat himbauan dari Bupati saja tidak diindahkan, mengapa seperti itu? Sangat mungkin ada oknum dalam Pemda yang membekingi mereka” tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Bulukumba masih menunggu turunnya tim kecil dari Kementerian ATR BPN untuk melakukan pengukuran ulang HGU, ini merupakan komitmen bersama antara masyarakat, Pemda dan Lonsum. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *