oleh

KPU Jakarta Selatan Buka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih atau #GMHP Terkait Data Siluman

-Tak Berkategori

Jakarta, TribunAsia.com – Komisi Pemilihan Umum Jakarta Selatan (KPU Jaksel) buka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih #GMHP dimulai pada tanggal 1-28 Oktober 2018. Hal itu, dilakukan adanya dugaan potensi data “siluman” pada Pemilu 2019 mendatang termasuk data pemilih ganda dan data warga yang belum terdaftar.

“Diantara isu seputar data pemilih pada Pemilu 2019 adalah adanya dugaan data “siluman”, data pemilih ganda, dan warga yang belum terdaftar dalam daftar pemilih,” kata Fahmi Zikrillah anggota KPU Jaksel Divisi Partisipasi Masyarakat kepada TribunAsia.com, Rabu (3/10/2018).

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Menurut Fahmi, menyikapi isu tersebut berdasar Rapat Pleno Terbuka DPTHP-1 tingkat Nasional, KPU Kota Jakarta Selatan melakukan penyempurnaan DPT secara menyeluruh yang meliputi 3 poin diantaranya.

“Mengeluarkan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (pemilih ganda,pemilih yang telah meninggal, dls),” bunyi poin 1.

“Memperbaiki elemen data pemilih,” bunyi poin 2.

“Memasukkan data pemilih apabila masih ada pemilih yang belum terdaftar,” bunyi poin 3.

Namun, untuk melindungi hak pilih warga Jakarta Selatan yang belum terdaftar KPU bisa mendatangi GMHP di Jalan Tendean No.9 atau di 10 kantor kemacamatan dan 65 dikantor kelurahan.

“Untuk melindungi hak pilih warga Jaksel sebagai hak konstitusional. #GMHP di KPU Kota Jakarta Selatan akan diselenggarakan dengan membuka Posko Layanan Pemilih. #GMHP bagi warga yang belum terdaftar di Kantor KPU Kota Jaksel di Jl.Tendean No 09 dan di 10 Kantor Kecamatan serta 65 Kantor Kelurahan di Kota Jakarta Selatan,” jelasnya.

KPU Kota Jakarta Selatan juga akan berkoordinasi dengan Dinas terkait diantaranya Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan untuk sosialisasi dan pendataan pemilih pemula khususnya pelajar yang memiliki hak pilih yang belum terdaftar.

“KPU Kota Jakarta Selatan akan melakukan sosialisasi secara massif terkait daftar pemilih pada kelompok masyarakat yang berpotensi kehilangan hak pilih, serta melakukan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan di Jakarta Selatan sampai ke tingkat RT dan RW untuk memberikan tanggapan terhadap daftar pemilih yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Jakarta Selatan,” ujarnya.

Ketua KPU Jakarta Selatan, Agus Sudono mengatakan, bahwa kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih #GMHP merupakan tanggungjawab dan komitmen KPU untuk menghadirkan data yang akurat.

“KPU terus berikhitiar untuk memperbaiki data pemilih, sehingga gerakan ini perlu bersinergi dan dukungan dari berbagai pihak sehingga ada transparansi dan menunjukkan keseriusan KPU untuk menghadirkan data yang akurat. Untuk itu, kami berharap peran aktif masyarakat untuk bisa memberikan saran dan masukan terkait data pemilih,” ungkapnya.

Disarankan, bagi warga kota Jakarta Selatan dapat melakukan cek data pemilih baik di Posko Layanan Pemilih #GMHP baik di Kantor KPU Kota atau Kantor Kecamatan / Kantor Kelurahan dengan membawa fotocopy e-KTP dan Kartu Keluarga, bagi warga Jakarta Selatan yang sibuk bisa melakukan pengecekan secara online diwww.lindungihakpilihmu.kpu.go.id untuk memastikan sudahkah terdaftar dalam daftar pemilih. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *