oleh

Dorong Pemilu Bersih, Andi Mariattang Deklarasi Caleg Anti Politik Uang di Bulukumba

Bulukumba, TribunAsia.com – Calon Legislatif PPP Dapil Sulsel II, Andi Mariattang, menggelar deklarasi Caleg anti politik uang, deklarasi tersebut dilaksanakan di Hotel Agri, Bulukumba, Senin (24/9). Menurut Andi Mariattang yang saat ini tercatat sebagai Anggota DPR RI Komisi II, deklarasi Caleg Anti Money Politik sebagai upaya untuk mendorong demokrasi yang bebas dari korupsi

“Deklarasi Caleg anti money politik merupakan upaya untuk mendorong demokrasi yang bebas dari korupsi,”ujarnya.

banner 336x280

Lanjut Mary sapaan Andi Mariattang, penyelenggara Pemilu harus berlaku adil terhadap semua Caleg.

“Bagi Caleg, dalam berpolitik kalah atau menang harus siap terima, jika tidak siap terima kekalahan makan jangan jadi politisi,” sambungnya.

Mary mengungkapkan, dengan cara mengkampanyekan anti money politik, masyarakat bisa menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani, tanpa ada dorongan imbalan, agar kedepannya bisa melahirkan pemimpin yang amanah dan bisa memperjuangkan aspirasi Dapil.

Andi Mariattang yang juga Anggota Komisi II DPR RI, merasa optimis jika gerakannya ini bisa diikuti oleh Caleg lain, pemberian pendidikan politik yang baik kepada masyarakat kedepannya akan melahirkan pemimpin yang mampu berkomitmen terhadap kepentingan masyarakat.

Sementara Bakri Abubakar anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten Bulukumba, menjelaskan bahwa Bawaslu akan mendorong pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan pemilu.

“Tentu tujuan pengawasan partisipatif adalah membentuk karakter dan kesadaran politik masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas demokrasi serta mencegah terjadinya pelanggaran pemilu,” pungkasnya.

Dengan kuantitas personil pengawas pemilu sangat terbatas, maka partisipasi masyarakat dalam pengawasan memang menjadi penting, setidaknya bisa berperan memberikan informasi awal dugaan pelanggaran Pemilu, melakukan pendidikan politik di masyarakat bawah, ikut melakukan pencegahan pelanggaran serta melaporkan adanya dugaan pelanggaran yang terjadi dalam tahapan Pemilu. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *