oleh

Deklarasi Damai Komitmen Jaga Persatuan

Jakarta, TribunAsia.com – Masa Kampanye akan dimulai dengan ditandai Deklarasi Pemilu Damai pada Minggu (23/9). Kedua kubu telah menyatakan siap memulai masa kampanye dengan menjunjung tinggi persaingan yang sehat, perdamaian, dan tetap menjaga persatuan.

Deklarasi Kampanye Damai tidak hanya akan menjadi sebatas ceremony. Deklarasi itu akan menjadi komitmen yang akan terus diusung hingga masa kampanye selesai pada April 2019 mendatang. “Kampanye damai kami maknai sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan proses pemilu yang sehat, lancar, dan tetap menjunjung tinggi persatuan,”.

banner 336x280

Di tengah kemajuan teknologi dan masyarakat yang semakin pintar saat ini, aksi kampanye negatif hingga black campaign sudah bukan lagi hal yang seharusnya dilakukan oleh siapapun. Masa harus diisi dengan upaya saling adu gagasan, pemikiran, dan visi misi pada rakyat.

“Kita terus melakukan dialog, komunikasi, dan konsolidasi dengan seluruh anggota tim koalisi untuk menjaga komitmen itu. Semoga semakin tidak ada bentuk kampanye negatif yang dilakukan kubu manapun di masa kampanye menuju pemilu 2019 nanti,”. Gaya pemilu yang harus dihadirkan saat ini ialah pemilu yang damai dan jauh dari kebohongan atau hoax.

Koalisi berkomitmen menciptakan kampanye yang damai dengan fokus mendulang suara lewat pendekatan dan sosialisasi visi misi pada masyarakat. Seharusnya tidak akan bermain di tataran hoax, fitnah, dan isu SARA Koalisi sepatutnya akan menjaga komitmen untuk menjauhi kampanye politik identitas. Hal itu akan dimulai begitu masa kampanye dimulai secara resmi pada deklarasi pemilu damai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *