oleh

Tak Bayar e-Tilang, STNK Pengendara Diblokir

Jakarta, TribunAsia.com – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf memberikan peringatan kepada para pelanggar lalu lintas apabila nanti terekam kamera dan terkena elektronik tilang (e-Tilang).

Menurut dia, para pelanggar yang tak mau bayar bakal mendapat sanksi yang lebih berat.

Yusuf menuturkan, setiap pelanggar yang terkena e-Tilang, harus membayar denda maksimal sesuai jenis pelanggaran.

“Denda maksimal, tilang. Sesuai undang-undang, tidak pakai berdebat di lapangan,” kata Yusuf, Senin (17/9).

Apabila denda tilang tak dibayar sampai waktu yang ditentukan, maka saat pelanggar membayar pajak kendaraan, hal itu tak akan bisa.

Pasalnya, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) otomatis diblokir karena belum bayar denda tilang.

“Batas waktu pembayaran paling lama sekitar 14 hari,” kata diaz.

Yusuf juga mengatakan, tindakan yang akan ditilang berupa pelanggaran pada marka jalan, lampu merah, dan ganjil-genap.

“Untuk ganjil genap bisa melanggar itu, nanti kami atur juga kameranya,” tandas dia. (GN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *