oleh

Bambang Wisanggeni, Sultan Banten ke-XVIII : Bersabda Akan Melestarikan Budaya dan Menjelaskan Trah Keturunan Pewaris Raja Banten

Jakarta, TribunAsia.com – Sultan Banten ke-XVIII menyampaikankan sabdanya kepada masyarakat Banten serta perwakilan raja-raja se-nusantara pada 1 Muharram 1440 H di Anjungan Banten.

Diketahui, isi dari pada sabda Sultan Banten yang utama adalah pelestarian adat budaya serta menjelaskan kepada keluarga besar Banten atas pewaris garis lurus penerus gelar Raja Banten sah.

“Menuju terciptanya suatu tindakan pelestarian budaya Banten khususnya dan Indonesia pada pada umumnya. Saya sudah ditakdirkan nasabnya trah keturunan Sultan Banten pewaris garis lurus anak laki-laki sah meneruskan gelar raja Banten,” kata RTB. Bambang Wisanggeni selaku Sultan Banten yang telah dikukuhkan, Senin (10/9/2018).

Baca Juga : Pengukuhan RTB Bambang Wisanggeni Menjadi Sultan Banten ke-XVIII

Melalui sabda tersebut, RTB. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, MBA atau Sultan Syarief Muhammad Ash-Shafiuddin sebagai Sultan Banten ke- XVIII oleh Raja dan Sultan Nusantara yang tergabung dalam Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra) berjanji akan melestarikan kearifan lokal dan menjadikan Banten berakhlak nurkarimah.

Adapun prosesi pengukuhan Sultan Banten diawali dengan Kendari Kirab Agung 1 Suro 1952 /1 Muharram 1440 H menampilkan Tari Kidung Pangreksa Jamas Agung Kirab Pusaka di Pendopo Agung Sasono Utomo TMII, Jakarta Timur pada tanggal 10 September 2018, Pukul 18.30 WIB.

“Insyaallah saya melestarikan kearifan lokal adab adat budaya menjadikan Banten berakhlak nurkarimah dan menjadikan Banten berbudaya,” ujar Sultan Bambang Wisanggeni.

Maka, dalam pengukuhan Sultan Banten ke-XVIII yang sah dan disaksikan oleh masyarakat Banten ditegaskan, tidak ada Sultan Banten selain dirinya dari pewaris keturunan yaitu Sultan Syarief Muhammad Ash-Shafiuddin.

“Event pengukuhan ada yang keberatan hak apa yang mengaku-ngaku saya sudah ditakdirkan nasabnya trah keturunan kerajaan Banten untuk meneruskan gelar raja Banten,” papar Sultan.

Baca Juga : Sultan Ratu Bagus H.Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja : Kesultanan Banten Masih Berdaulat

Sementara, saat pengukuhan Tata Wisukma mewakili keluarga besar Kesultanan menyampaikan, dihadapan perwakilan raja-raja Se-nusantara bahwa RTB. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, adalah trah generasi penerus tunggal Raja Banten sebelumnya.

“Saat ini kita perlu menyatakan siapa Sultan Banten sesungguhnya, saat ini kepada yang terhormat raja se-nusantara saya tidak bisa menyebutkan yang mulia semua dari saya. Saya mewakili untuk semua bahwa yang sebenarnya yang seharusnya menjadi sultan yaitu beliau dari cucu sultan. Sultan Bambang Wisanggeni beliau sultan pewaris dari zaman dulu Sultan Shafiuddin,” pungkas Tata Wisukma sebagai Dewan Pertimbangan Agung Kesultanan. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *