oleh

Ini Ceramah UAS di Ponpes Shohwatul Is’ad Pangkep

Pangkep, TribunAsia.com – Santri Pondok Pesantren Moderen Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad Ma’rang nampak sumringah dengan nasehat Ustadz Abdul Somad. UAS menasehati santri untuk bersungguh sungguh menuntut ilmu di pondok pesantren, Kamis (6/9/2018).

Sejak pukul 15.00 WIB warga di sekitar pondok berbondong-bondong mendatangi lapangan untuk melihat langsung UAS turun dari helikopter. Acara yang ditujukan untuk agenda silaturahim bertambah meriah dengan sesaat setelah sosok Ustadz Abdul Somad menampakkan diri.

Tepat pukul 17.00 WIB Ustadz Somad hadir ditengah-tengah warga pondok dengan menggunakan baju koko berwarna putih, peci putih motif hijau, dan sorban merah. Dengan senyum yang ramah beliau menyapa semua santri yang berbaris rapih di sepanjang jalan.

Dalam agenda safari dakwah terasa spesial, karena UAS selain silaturahim, juga melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan asrama putri dadengan sahabat beliau dan segenap civitas pondok yang dilakukan di Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad. Ustadz Somad membawakan dakwah dengan tema ‘Doa dan Silaturahmi Santri”. Maka pertama-tama Ustadz Somad membuka ceramah dengan langsung memotivasi santri untuk terus belajar dan menuntaskan pendidikan di Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad.

Baca Juga : Hari Ini, UAS Kunjungi dan Tabligh di Pontren Shohwatul Is’ad Ma’rang Pangkep

“Saya mengalami kesulitan belajar diluar negeri karena selama ini, saya tidak menuntaskan belajar di pesantren, ujar UAS, Kamis (6/9/2018).

Ustadz Somad kemudian menceritakan sekelumit perjalanan beliau selama menempuh belajar di Kairo dan Maroko. Dengan nada berkelakar, dai yang menolak jadi calon wakil presiden ini mengungkapkan suka duka selama berada diperantauan.

“saya manasehati anak-anakku yang di pondok ini, agar belajar sungguh-sungguh dan gantungkan cita-citamu setinggi langit, kata Ustaz asal Riau.

Selanjutnya Ustadz Somad, mengingatkan kepada santri bahwa mereka lebih baik daripada anak-anak diluar yang berpenampilan aneh dan tidak menutup aurat. “Santri Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad beruntung berada dilingkungan belajar yang baik dengan dukungan guru-guru yang terbaik”ungkapnya.

Ustadz kemudian menjelaskan dengan nada bergurau, menyampaikan bahwa dengan berada dilingkungan pondok maka kita akan terpelihara pergaulan dan jauh dari narkoba.

“Dengan belajar di pondok pesantren, anak-anakku akan terhindar dari hal yang buruk, diluar sana,” pungkas Ustadz Somad.

Tauziah yang disampaikan UAS di Masjid Buqatil Ilmi Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad Ma’rang hanya berlangsung singkat, dan diakhiri dengan doa bersama. (BIA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *