oleh

Pesan Sandiaga Uno : Melambungnya Nilai Tukar Rupiah

Jakarta, TribunAsia.com – Dolar Amerika sudah tembus angka psikologis Rp 15.000/dollar, beberapa kantor sekuritas sudah membriefing para ekonomnya, intinya mereka  harus menjaga kondisi ekonomi perusahaan dan pribadi karena pengaruh Turki yg inflasinya sampai 20% dan perang dagang USA VS China. Sekarang sudah mulai terkena dampaknya di Eropa, yang diprediksi nanti imbasnya akan sampai ke Indonesia.

Menurut Sandi yang harus dilakukan adalah :

banner 336x280
  1. Meminimalkan semua pengeluaran yang sifatnya konsumtif (cicilan elektronik, mobil, nyicil makan di restoran, dll)
  2. Karena saham lagi pada jeblok, jangan transaksi saham dulu. Hindari sementara bermain saham.
  3. Lebih baik simpan dalam bentuk emas dibanding cash (deposito, dll).
  4. Usahakan punya cash untuk operasional minimal 6 bulan kedepan. Ada kemungkinan inflasi dan ekonomi tahun 2008 terulang kembali. Kecuali yang gajinya USD malah bagus karena USD VS Rupiah makin tinggi.
  5. Kalau mau mulai investasi, usaha baru atau proyek-proyek fisik, lebih baik tahan diri dulu minimal 6 bulan kedepan. Tetangga kita seperti Malaysia, Thailand, Vietnam sudah mulai suffer kena imbas akibat Turki dan Eropa. Pertamina dan PLN saja sekarang diminta hold/freeze proyek-proyek sampai 6 bulan mendatang.
  6. Usahakan gaya hidup sederhana dan ekonomis dan tetap menabung. Kemungkinan banyak yang terkena PHK dan inflasi tinggi akibat Turki dan perang dagang USD vs China.

Ini pesan saya untuk semua warga Indonesia yang kerja maupun yang masih mencari kerja.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *