oleh

La Ode Basir : Pelarangan Kegiatan #2019GantiPresiden Wajah Buruk Demokrasi

Jakarta, TribunAsia.com – Aksi penolakan hastag #2019GantiPresiden di beberapa kota Indonesia membuat La Ode Basir, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta angkat bicara. Basir menilai tidak boleh ada yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden-pun juga tidak boleh ada yang melarang deklarasi #Jokowi2Periode. Karena merupakan kemerdekan dan hak warga negara untuk menyampaikan sikap dan pendapatnya.

Terlebih secara hukum dan aturan juga jelas dari pernyataan Bawaslu RI bahwa #2019GantiPresiden tidak melanggar peraturan pemilihan umum. Menurutnya juga, kegiatan aksi deklarasi #2019GantiPresiden, merupakan bagian dari kebebasan berpendapat di masyarakat, yang itu dijamin dan dilindungi konstitusi. Sebagaimana juga berdasarkan pendapat Komisioner Komisi Nasinal (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM), Beka Ulung Hapsara, tidak boleh ada kelompok manapun yang menghalangi kegiatan tersebut.

banner 336x280

Basir menegaskan, alasan acaman keamanan yang dipakai untuk menolakan gerakan #2019GantiPresiden adalah hal yang tak berdasar.

“Ini hanya sebuah halusinasi dan ketakutan yang tidak berdasar dan cenderung merusak tatanan demokrasi kita. Sebaliknya gerakan ini justru akan sangat bagus ketika mampu merangsang kritisisme warga negara terhadap pemerintah. Kritisisme sendiri, merupakan ruh dari demokrasi” ucapnya kepada TribunAsia.com, Senin (3/9). (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *