oleh

Caleg Nur Indah Fitriani Apresiasi Festival Musik Karang Taruna 

TribunAsia.com – Karang Taruna 06 Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan menggelar  pentas musik   bertajuk  Merdeka Dalam Karya (MDK) III. Sabtu (1/9). Ajang unjuk kebolehan bermain musik kelompok-kelompok band lokal yang ke-tiga kalinya, menunjukan  terbinanya kerukunan warga di dua kelurahan, yang sebelumnya  era  tahun 90-an dikenal sebagai daerah rawan karena maraknya peredaran narkoba dan tawuran kampong antar kampung.

Menanggapi acara MDK III Caleg PAN Nur Indah Fitriani mengatakan, pantas panitia khususnya Karang Taruna 06  Pasar Manggis mendapat apresiasi karena semangatnya dan kreatifitas.

banner 336x280

“ Acara ini terselenggara karena semangat dan kreativitas Karang Taruna 06 Pasar Manggis,” kata Nur Indah.

Segayung sependaringan Ketua Karang Taruna 06 Pasar Manggis, Akbi menjelaskan nilai positif acara ini membuka komunikasi  anatar dua kelurahan yang sering tawuran.

“Saat sekarang sudah kenal canggung untuk tawuran. Akbi melanjutkan, Panggung band “Merdeka Dalam Karya” kali ini adalah yang ketiga kalinya. Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan bakat bermusik generasi milenial di kelurahan Pasar Manggis dan sekitarnya.

Baca Juga : Rayakan Idul Adha, Caleg PAN Sumbang Sapi Kurban di Karet Setiabudi

Terpisah, Ketua Karang Taruna Kelurahan Pasar Manggis, Arman, menambahkan bahwa pertunjukan yang digerakkan anak-anak muda dikelurahannya itu terlaksana berkat dukungan dan bimbingan dari tokoh masyarakat dan pemuda serta pengurus RW/RT.

“Kerja keras serta kekompakan  panitia berhasil menghadirkan hiburan yang bermutu dan mempererat kerukunan warga, “ kata Arman.

Arman mengisahkan, pertengahan tahun 2016, beberapa tokoh masyarakat dan pemuda yang dipelopori oleh Tris Abo serta Rudi Bongkeng menggelar panggung musik “Merdeka Dalam Karya” untuk pertama kalinya. Inisatif cemerlang dan berani dari tokoh masyarakat dan pemuda RW 06 kelurahan Pasar Manggis ini, berhasil menghadirkan kerukunan dan kegembiraan warga di dua kelurahan bertetangga yang sebelumnya saling serang menyerang.

Sudah selayaknya “ Semestinya pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan  dukungan penuh  tersedianya ruang terbuka dan memadai ditengah pemukiman padat penduduk sebagai sarana penyaluran energi kreatif anak-anak muda untuk menangkal dampak negatif pergaulan serta mengurangi terjadinya kerawanan sosial. Sebagaimana yang telah dilaksanakan di kelurahan Pasar Manggis ini,” pungkas Arman. (wph)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

  1. Setau saya sepertinya acara ini berdiri dari tangan kami sendiri karang taruna rw 06,independent,dan murni tidak ada campur tangan dari siapapun, dan karang taruna kelurahan juga tidak ada campur tangan sedikit pun

  2. FAKTANYA, kegiatan ini sama sekali tidak dapat sokongan dana dari siapapun dan pihak manapun apalagi dari PARPOL, pendanaan murni dari hasil keringat pemuda-pemudi Karang taruna 06 Pasar Manggis. Dan kegiatan ini di dukung dan monitor langsung oleh ketua LMK Rw 06 Pasar Manggis Bpk. Joko Sisosaputro.