oleh

Kunjungan Pengurus DPD LDII ke Kantor MUI Kota Bekasi

Bekasi, TribunAsia.com – Dalam rangka pengenalan pengurus harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia  (LDII) Kota Bekasi periode 2018-2023, Pengurus DPD LDII Kota Bekasi melakukan kunjungan silaturahim sekaligus Audiensi dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi di kantornya, Komplek Islamic Centre, Jalan Jenderal Ahmad Yani No.22 Bekasi.

Kegiatan Audiensi ini diterima langsung oleh Ketua umum MUI Kota Bekasi, Dr. KH. Zamakhsyari Abdul Majid, Lc, MA, serta jajaran ketua dan sekretaris seperti , KH. Mir’an Syamsuri, Drs. H. Budiarto, Lc, KH. Burhanudin, Lc. MA, Sanwani, S.Ag ,H. Ahmad Mirza, S.Ag, MM.

Adapun pengurus DPD LDII Kota Bekasi yang hadir yaitu Ketua DPD LDII Kota Bekasi, Ir. H. Ary Widjanarko, Wakil Ketua H. M. Maryadi.S.sos,  H. Junaedi Abdillah,  H. Ozi Fahruji, A.Md, Ir. Dedy Hadiyat, dan Sekretaris DPD LDII Kota Bekasi , Abd.Rouf Fahry, Ir.Aswin Djuanda, Bendahara, Drs. H. Adam Sutejo, Achmad Taufik, A.Md, Bidang Pendidikan dan Dakwah H. Imam Maksum Abdillah, S.Pdi., M.E.Sy.

Dalam sambutan penerimaannya, Ketua MUI Kota Bekasi Dr.KH. Zamakhsari Abdul Majid berterimakasih dan mengapresiasi atas kunjungan pengurus DPD LDII Kota Bekasi.

Ia menggambarkan umat Islam yang beragam sebagaimana orang berpakaian dengan memakai bermacam-macam aksesoris, sehingga umat Islam diharapkan dapat menyesuaikan dengan kondisi masyarakat, tetapi supaya tetap berpedoman pada Al Qur’an dan Al Hadist.

Dalam arahannya, MUI Kota Bekasi memiliki banyak kegiatan keagamaan sehingga diharapkan semua ormas Islam di Bekasi dapat turut serta mendukung acara-acara tersebut. 

 

“Keberadaan MUI sangat Penting, Karena berfungsi menjaga umat. Menjaga dari berbagai akidah yang merusak dan menyimpang dari gerakan-gerakan ekstrem, dari aliran sesat dan menyesatkan, Ia menyinggung metode dakwah yang baik yang sejuk seiring dengan perkembangan zaman. Karena tugas ulama adalah ikut menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas dia.

Dalam wawancara dengan awak media, dia juga menyoroti bagaimana kabar bohong (hoax) yang secara masif beredar terutama di media sosial.

“MUI berperan sebagai pemersatu, pelopor pembaruan, dan memegang teguh prinsip Amar ma’ruf nahi munkar. MUI juga responsive terhadap isu-isu yang berkembang. Isu kesusilaan, ekonomi Islam, kemudian MUI dapat mengadvokasi produk hukum seperti peraturan daerah yang sesuai syariat. Karena itu, ulama adalah mitra pemerintah, maka mesti kolaboratif,” tambahnya.

Kemudian, Ketua DPD LDII Kota Bekasi Ir. H. Ary Wijanarko dalam kesempatan ini, sekaligus mewakili seluruh warga LDII menyampaikan permohonan maaf baru bisa berkunjung.

Ia juga menghaturkan terimakasih kepada ketua MUI atas bantuan MUI berupa bimbingan dan arahan dalam menjalankan visi dan misi LDII sebagai ormas yang berorientasi dalam dakwah Islam di kota  Bekasi. Silaturahim diakhiri dengan pernyataan Ary Widjanarko bahwa warga LDII Kota Bekasi siap berpartisipasi untuk membantu tugas-tugas MUI di Kota Bekasi  dalam rangka amar ma’ruf nahi mungkar. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *