oleh

Kena Angin Duduk ABK KM Agung Jaya Meninggal di Perairan Karang Kuku, Lampung

Lampung, TribunAsia.com – Diduga kena angin duduk ABK bagan Kapal Motor Agung Jaya meninggal dunia ketika melaut diperairan Karang Kuku Teluk Semangka, Lampung.

Menurut keterangan Kasat Ditpolair Polda Lampung, AKBP Hari Muid korban atas nama Sugito ditemukan telah meninggal dunia. Korban bersama rekan-rekan ABK berjumlah 5 orang berangkat melaut pada hari Kamis (30/8) pada pukul 14.00 WIB dari Kota Agung dengan tujuan perairan Karang Kuku Teluk Semangka pada koordinat 5°30’17″S-104°39’11″Timur.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Sekira pukul 19.00 WIB, kelima awak kapal mulai bekerja menurunkan jaring bagan setelah 2 berikutnya pada pukul 21.00 WIB jaring diangkat, kemudian sambil menunggu rencana hendak menabur jaring berikutnya kedalam laut pada pukul 24.00 WIB.

Sebelumnya, korban telah mengeluh sakit kepada rekan sesama ABK dan dibantu untuk meringankan sakit tersebut dengan melakukan pengetikan pad sekujur tubuh korban dan setelah selesai korban langsung istirahat.  Selanjutnya, diperkirakan pada pukul 00.15 WIB atau Jum’at dini hari Sugito telah meninggal dunia dengan identitas Kelurahan Baros Kecamatan Kota Agung Pusat.

“Pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018 Sekira Pukul 14.00 WIB Kapal Bagan Apung Agung Jaya dengan 5 org awak kapal berangkat melaut dari kota agung tujuan Perairan Karang Kuku Teluk Semaka kotaagung koordinat 5°30’17″S-104°39’11″Timur,” ujar Polairud.

“Sekira pukul 23.30 WIB sembari menunggu penaburan kedua yang di rencanakan nabur jam 24.00 WIB, korban atas nama Sugito merasa agak sakit dan merasa kurang sehat kemudian minta di keroki dgn teman nya, setelah selesai kerokan korban tidur dan Pukul 00.15 yang bersangkutan, Sugito di nyatakan meninggal dunia. Selanjutnya Abk yg lain berupaya menghubungi keluarga korban namun terkendala cuaca,” jelas AKBP Hari Muid.

Pada Jum’at pagi, pukul 08.00 WIB korban yang diduga mengalami sakit angin duduk dievakuasi serta dibawa ke RSU Kota Agung bersama tim Basarnas menggunakan perahu karet.

“Pada hari Jum’at pagi pkl 08.00 WIB komandan kpl 1011 bersama Basarnas mengevakuasi korban dengan perahu karet Basarnas dan membawa korban  ke Dermaga Kota Agung. Dan sampai di dermaga pkl 10.30 WIB langsung di bawa Ke RSU Kota Agung,” paparnya.

Hari Muid menambahkan, saksi-saksi maupun pemilik kapal motor turut dimintai keterangan oleh petugas dan melengkapi penyelidikan lebih lanjut terkait meninggalnya Sugito.

Adapun nama-nama saksi dari bagan Kapal Motor Agung Jaya antara lain.

1.Hadi Yanto 33 tahun  (pemilik bagan)

2.Catur 32 tahun

3.Subari 34 tahun

4.Kembar 48 tahun

“Dan untuk penyelidikan lebih lanjut di tangani Polsek Kota Agung. Langkah yang di ambil berkoordinasi dengan Pos AL, Basarnas, dan BPBD Tanggamus,” tegasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *