oleh

Fahira Idris : Apakah Kebebasan Berpendapat Hanya Milik Pemuji Pemerintah ?

Jakarta, TribunAsia.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Fahira Idris melontarkan kritikan keras kepada pemerintah terkait hak kebebasan berpendapat, dalam pandangan senator perempuan ini hak kebebasan berpendapat belakangan ini semakin terancam, padahal dalam sebuah negara demokrasi kesempatan menyatakan pendapat dijamin oleh UU.

Fahira mengawali kritiknya dengan sebuah pertanyaan sarkas yang dialamatkan kepada pemerintah yang sedang berkuasa.

banner 336x280

“Pak Jokowi saya mau tanya, apakah kebebasan berpendapat hanya milik Pemuji Pemerintah saja ? Upaya menggagalkan deklarasi #2019GantiPresiden dengan mempersekusi para aktivisnya sudah sampai pada level yang mengkhawatirkan” tegasnya di Jakarta, Rabu (29/8).

Tak berhenti sampai disitu, ia secara lantang menilai Jokowi hanya melindungi kelompok massa yang menginginkannya untuk menjabat kembali sebagai presiden.

“Ada gerakan yang sama yaitu menginginkan presiden yang berkuasa sekarang untuk menjabat kembali tetapi begitu dilindungi di setiap aktivitasnya. Bagi saya, ekspresi rakyat yang ingin mengganti pemerintahan lewat pemilu dan yang ingin pemerintahan berlanjut melalui pemilu sama-sama harus dilindungi” ungkapnya.

Sebagaimana informasi yang telah beredar, penghadangan terhadap acara deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru dan Surabaya menjadi polemik yang luas, banyak pihak menuding pemerintah melalui aparat berada dibalik penghadangan tersebut, baik aparat dalam hal ini kepolisian dan pihak istana telah menepis tuduhan tersebut, akan tetapi penilaian bahwa pemerintah terlibat tetap menguat. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *