oleh

Asosiasi Guru Sejarah Indonesia : Diskusi Museum Sebagai Sumber Pembelajaran

Jakarta, TribunAsia.com – Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) DKI Jakarta bekerjasama dengan Muesum Kebangkitan Nasional Indonesia dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah DKI Jakarta menggelar kegiatan Diskusi dengan tema, “Museum Sebagai Sumber Pembelajaran”. Diskusi dilaksanakan pada Jumat, 31 Agustus 2018 di Gedung Serbaguna, Museum Kebangkitan Nasional, Indonesia, Jalan Abdurahman Saleh, Jakarta Pusat, Jakarta.

Sebagai narasumber pada diskusi ini, Moh. Shobirienur Rasyid, S.Pd. Guru Sejarah pada SMA Labschool Jakarta dan C. Musiana Yudhawasti, praktisi jelajah seharah dan budaya. Peserta kegiatan berasal dari Guru Sejarah SMA se-DKI Jakarta.

banner 336x280

Dalam sambutannya Kepala Museum Kebangkitan Nasional, Mardi Thesianto, berharap lewat kegiatan ini, yang memang agenda rutin setiap tahunan museum, yang melibatkan banyak dan beragam komunitas, dapat menarik masyarakat luas untuk berkunjung dan belajar dari muesum.

“Kita berharap agenda ini mampu lebih mendekatkan minat masyarakat kepada museum, banyak hal berguna yang bisa dipelajari di museum” harapnya, Jumat (31/8).

Sugino, S.Pd Ketua MGMP Sejarah Madrasah Aliyah se-DKI Jakarta, berharap lewat kegiatan ini dapat memberi spirit bagi guru sejarah khususnya di Madrasah Aliyah di Jakarta untuk menjadikan museum sebagai sumber belajar.

“Dengan mengajak siswa belajar di museum akan lebih memotivasi siswa belajar sejarah dan dapat membuka cara pandang siswa tentang peristiwa sejarah” jelasnya.

Sejauh ini menjadikan museum sebagai wahana belajar dan rekreasi masih sangat minim, laporan kompas tahun 2015 kunjungan ke museum di Jakarta masih sangat minim yakni hanya 3.059.049 orang dalam setahun. Padahal Jakarta adalah kota yang paling banyak museumnya di Indonesia. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *