oleh

Survei Charta Politika ; DPR Dibawah Bamsoet Kinerja DPR Meningkat

TribunAsia.com – Lembaga survei Charta Politika bersama Asumsi merilis hasil survey terkait kinerja DPR dibawah kepemimpinannya Bambang Soesatyo. Hasilnya, sebanyak 20,5 persen koresponden mengakui perbaikan kinerja parlemen.

“Di masa jabatan yang kurang dari setahun, Bamsoet sudah bisa meraih kepercayaan rakyat,” kata Manajer Riset Charta Politika Muslimin Tanja dalam rilis survey bersama Asumsi di Penang Bistro, Jakarta Selatan, Selasa (28/8).

banner 336x280

Menurut Muslimin, didapatnya angka tersebut dikarenakan DPR di tangan Bamsoet menjadi lebih terbuka. Rakyat, kata Muslimin bisa memberi penilaian lebih objektif ketimbang kepemimpinan sebelumnya, yakni Setya Novanto yang hanya menorehkan angka 4,3 persen.

“Masyarakat kini bisa lebih mudah meninjau pekerjaan DPR, lewat kemajuan teknologi adanya akun twitter @WIKIDPR, menjadi alat pemantau rakyat atas kinerja wakilnya,” jelas Muslim.

Meski demikian, kinerja DPR masih berada di bawah TNI, KPK, Lembaga Kepresidenan dan Polri.

“Posisi DPR berada di posisi kelima di bawah Polri,” tukasnya.

Terkait dengan pertanyaan lembaga mana yang paling menjelaskan fungsinya antara DPR, MPR, dan DPD, lanjut Muslimin, sebagian besar masyarakat menjawab DPR.

“Ketika ditanya mengenai lembaga mana yang paling menjelaskan fungsinya, yang paling baik itu kinerja mereka ada di DPR dengan suara 34,8 persen, MPR 12,8 persen, DPD 11,3 persen dan yang tidak menjawab 41,1 persen,” kata dia.

Bamsoet yang juga hadir dalam acara ini menyambut baik temuan lembaga survei ini. Menurut dia, hal itu membuktikan DPR memiliki citra lebih baik di mata publik.

“Tentu saya merasa senang, citra kami lebih baik di mata masyarakat,” timpal dia dalam kesempatan sama.

Sebagai informasi, Metodologi survey digunakan adalah phone survey, dilaksanakan dari tanggal 23-26 Agustus 2018.Tersebar di 8 kota besar (Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar).

Jumlah responden sebanyak 800 orang yang tersebar secara proporsional berdasarkan populasi pengguna telepon di 8 kota besar.

Pemilihan responden dilakukan dengan melakukan pengacakan sistematis. Toleransi kesalahan phone survei (margin of error) 3.46% pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *