oleh

Kaos dan Perebutan Kekuasaan

TribunAsia.com

Oleh : Syahrul Dasopang

Di Thailand era Thaksin, ada fenomena konflik politik antara kaos merah dan kuning. Konflik ini merupakan konflik identitas politik dan sejatinya soal perebutan kue kekuasaan.

Tapi jelas kemudian, ujung dari konflik kaos merah dan kuning ini, tentara Thailand kudeta. Thaksin dan kliknya tersingkir.

Sekarang di Indonesia juga lagi sama. Antara kaos 2019 Ganti Presiden dg tetap Jokowi. Persis seperti Thailand. Gak jelas urusannya apa. Tau2 hanya soal pake baju kaos, orang pun diperskusi. Permusuhan antar kelompok politik mengeras. Suasana konflik massal tercipta smakin kondusif secara nasional.

Apakah ujungnya nanti akan ada kudeta tentara, masih belum pasti. Tapi yg jelas, popularitas TNI yg netral, mirip juga. Cuman di sini, nggak ada Raja sebagai juri antar dua kelompok yg bersaing.

Berkaca dari kasus Thailand sebelum ini, hendaknya Mardani Ali Sera, Neno Warisman, Abu Janda, para Jenderal Banser Ansor, kudu menahan diri untuk tidak mengeskalasi suasana konflik yg makin menyita perhatian. Sebab yg dibawah yang modar. Yang di atas tetap bisa kopdar.

Suara Arus Bawah Islam (Surabi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *