oleh

Ratusan Buruh Korban PHK Sepihak Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor PT Freeport Indonesia

Jakarta, TribunAsia.com– Ratusan pekerja korban PHK sepihak kembali melakukan aksi dengan mendatangi kantor Freeport di Plaza 89 Jalan H. Rasuna Said Kuningan Jakarta Pusat, pada hari ini, Selasa 28 Agustus 2018.

Dalam aksinya, buruh Freeport turut menyampaikan rasa duka yang mendalam karena bertambahnya korban jiwa dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi pada rekan-rekan mereka.

“Tema kali ini bertajuk perkabungan karena selain sedang berduka atas terus bertambahnya korban jiwa juga menggelar nyanyian duka dan ibadah juga menggelar berbagai kegiatan yang akan melibatkan solidaritas dari beberapa kawan-kawan aliansi lainya,” kata Tri Puspital salah seorang peserta aksi.

Dengan membawa serangkaian atribut yang menggambarkan pelanggaran-pelanggaran yang selama ini telah dilakukan oleh PT Freeport Indonesia terhadap ribuan karyawanya yaitu diantaranya adanya nota kesepahaman Ilegal yang tidak melibatkan pihak dari karyawan.

“Selama ini melakukan mogok kerja dan beberapa pelanggaran hak asasi manusia (HAM), yang selama ini dilakukan oleh PT Freeport Indonesia terhadap pekerjanya, diantaranya dengan menganggap pekerja yang sedang dalam aksi mogok kerja dianggap mengundurkan diri,” tambah Tri kepada TribunAsia.com.

Sehingga, dampak dari perihal tersebut diatas menyebabkan terjadinya penonaktifan BPJS. Karena telah dengan sengaja tidak dibayarkanya iuran jaminan kesehatan yang seharusnya menjadi kewajiban dari perusahaan.

“Sedikitnya 31 orang meninggal dunia dan beberapa dampak diantaranya banyak keluarga yang mengalami permasalahan serius, terusir dari rumah kontrakan dan perumahanya dikarenakan tidak mampu membayar biaya angsuran rumah,”  jelas Jerry Jarangga selaku koordinator aksi.

Hal ini dilakukan oleh para pekerja yang menjadi korban PHK sepihak supaya pihak Freeport membuka kembali ruang untuk membatalkan PB 21 Desember 2017 dan mempekerjakan kembali semua karyawan yang telah di PHK secara sepihak. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *