oleh

Karnaval Kemerdekaan RI ke-73 Warga Jakarta Timur Tunjukkan Kekompakan dan Kreatifitas

Jakarta, TribunAsia.com – Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 tahun dilakukan pada hari Minggu petang dan serentak pada tiap-tiap lingkungan rukun tetangga (RT) serta rukun warga (RW) di wilayah Administrasi Jakarta Timur.

Peserta karnaval mayoritas diikuti oleh putra-putri yang masih duduk setingkat di sekolah dasar (SD) hingga SMP. Masing-masing dari mereka melengkapi diri dengan pakaian sekolah maupun pakaian adat.

banner 336x280

Ketika ditemui di lokasi barisan karnaval, Fauzan Muslim mengatakan, iring-iringan peserta karnaval yang akan dinilai dan akan memperoleh penghargaan bilamana tiap ketua RT dapat menunjukan performa terbaik selama aktivitas karnaval berjalan.

Diperkirakan, peserta yang membawa atribut kemerdekaan dan memiliki keunikan tertentu serta kompak dalam agenda itu akan memiliki point tersendiri selama mengelilingi lingkungan dengan jarak 3 kilo meter lebih di kelurahan Jatinegara kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Baca Juga : Lestarikan Setu Rawa Badung Warga Jatinegara Peringati Kemerdekaan Adakan Lomba Mancing Ikan

“Tadi ada 3,5 kilo meter (keliling). Syarat penilaian adalah kekompakan, kreatifitas dan antusias warga peserta kerapihan kreatifitas. Remaja karang taruna turun ikut serta sama rekan-rekan LMK turut mendukung kegiatan tersebut,” ujar ketua RW 08 kepada TribunAsia.com, Minggu (26/8/2018).

Kemudian, didalam wilayah rukun warga 08 terdapat 16 rukun tetangga dan setiap RT menunjukkan kebolehannya warganya dengan atribut yang menarik agar memperoleh penilaian terbaik serta memperebutkan juara 1. Tidak hanya itu, lembaga pendidikan setara pendidikan usia dini (Paud) turut serta turun kejalan meramaikan momen kemerdekaan di sepanjang jalan Dr. Krt. Radjiman Widyodiningrat.

“Ada 16 peserta didalam lingkup RW 08 termasuk sekolah paud ikut serta dalam karnaval. Ikut semua antusias dan elemen masyarakat Jatinegara. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan sukses karena warga mendukung,” imbuh Fauzan.

Perlu diketahui, penilaian serta juara utama akan diumumkan pada Minggu malam selepas karnaval yang akan dihadiri oleh warga dan berbagai ketua RT.

Sementara, menurut Herlina untuk menyambut HUT RI ke-37 dan Asian Games 2018 di lingkungan RT 07 RW 08 diperkirakan menerjunkan 100 orang warga yang didominasi anak-anak dan warga dewasa untuk mengawal jalannya karnaval. Ia menambahkan, arak-arakan saling berkompetisi dalam penampilan berbusana untuk memperjuangkan juara pertama. Waktu karnaval dimulai didepan kantor RW pada pukul 13.00 WIB hingga petang hari.

“Kayanya semua RT  yang ikut. Menyambut 17 Agustus temanya Asian Games muter-muter sejauh 1-2 kilo meter. Yang mengikuti anak-anak SD SMP SMA 100 orang lah. Pakaian adat, olahraga sekolah seragam pencak silat,” kata ketua RT 07.

Saat momen kemerdekaan, dia berharap antusias warga mampu melahirkan kemajuan dilingkungan setempat. Selain itu, pada bulan Agustus dilingkungan RT 07 menyemarakan kemerdekaan dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh anak-anak dan ibu-ibu rumah tangga.

“Antusias banget dari jam 13.00 WIB semangatnya semangat 45. Kita mengelilingi RW 08 berjumlah 16 RT. Untuk lomba banyak diikuti baik anak-anak dan ibu-ibu. Kreatif baju pakaian, kekompakan karnaval dari tim penilai ,” jelas Suherlina.

Adapun atribut yang dikenakan oleh peserta karnaval berbagai pesan-pesan kemerdekaan yang dibawa oleh masing-masing warga antara lain sebagai berikut.

“Merdeka Sesungguhnya Ketika Rakyat Sejahtera,” tulisnya diposter ketika berbaris bersama.

“Hentikan Perpecahan Bangkitkan Rasa Persatuan & Persaudaraan,” himbaunya kepada

“Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarahnya,”pesan peserta karnaval.

Beda halnya dengan Afgan (9), salah seorang peserta karnaval dari RT 08 RW 08 yang masih duduk di bangku sekolah dasar dengan menunjukan kertas karton warna biru kepada masyarakat yang intinya saat ini berstatus pelajar tidak akan berbuat nakal dan akan membahagiakan kedua orang tua. Dihari kemerdekaan, dia berjanji akan mengisinya dengan rajin belajar.

“Sudah nggak zaman nakal sekarang ingin membahagiakan orang tua dan rajin belajar agar berguna untuk bangsa ini,” ucap Afgan. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *