oleh

PB HMI Membangun Masjid Ditengah Goncangan Gempa

Lombok, TribunAsia.com – Senin, 20 Agustus 2018 pagi hari, matahari baru saja beranjak dari peraduannya, sekira pukul 08.00 Wita masyarakat dusun Monggal Bawah, desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dengan penuh semangat berbondong-bondong, bersama dan bergotong royong mendirikan masjid darurat.

Tak ketinggalan, empat relawan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) turut ambil bagian dalam, bahu membahu bersama warga mendirikan masjid darurat, meski digoncang oleh gempa yang terus menerus terjadi.

Aldin, Julfahmi, Ipul dan Nandar adalah empat Relawan PB HMI yang ikut membantu masyarakat dalam pembuatan masjid darurat, suasana gempa yang terus menggoncang tiap detik dan menit masyarakat tetap fokus dalam pembangunan masjid darurat dengan bahan baja ringan.

Warga  bekerja ekstra untuk  menyelesaikan pengerjaan masjid darurat tersebut dalam satu hari agar bisa digunakan untuk merayakan hari lebaran, Idul Adha.

“Kondisi masyarakat kami hari ini sudah tahan banting dengan gempa”, ujar Wahyudin, Kepala Dusun Monggal Bawah.

Baginya, menunggu aktifitas gempar berakhir untuk melaksanakan aktifitas sama halnya memperpanjang keterpurukan warganya.

“Kalau kami tunggu berhenti gempa kapan kami bangkit dari keterpurukan ini, tambahnya.

Rasa syukur atas semangat dan support dari relawan PB HMI tak lupa warga dusun sampaikan, tentu dengan kerelaan untuk selalu bersama para korban gempa dengan meninggalkan keluarga dan aktifitas lainnya.

“Kami juga sangat bersyukur kehadiran adik-adik relawan HMI MPO di dusun kami karena rela meninggalkan keluarga dan sekolah demi misi kemanusiaan ini”, tutup pria yang biasa di sapa amaq Udin di sela-sela waktu istrahat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *