oleh

Pedagang Grosir Pakaian Terbesar se-Indonesia Perkenalkan Transaksi Online

Jakarta, TribunAsia.com – Pedagang grosir terbesar di Indonesia yang berada di Pasar Tasik Cideng Timur perkenalkan situs penjualan online kepada pedagang dan calon konsumen dengan tujuan beralih atau ekspansi distribusi bagi para pedagang dengan membangun sebuah wadah selling out product melalui system teknologi terbaru berbasis informatika.

“Ini salah satu hal yang di tunggu tunggu bahwa pelayanan menjadi sangat penting dalam ekspansi dan distribusi bagi para pedagang dengan membangun sebuah wadah selling out product dengan system tekhnologi,” ujar Heru Nuryaman selaku Direktur, Kamis (16/8/2018).

banner 336x280

Diperkirakan telah memasuki 4 tahun lamanya agen grosir di pasar Cideng dengan kerjasama dan memiliki visi yang sama dalam mewujudkan perekonomian disektor sandang bersama usahawan serta konsumen.

“4 tahun lebih para agen, grosir sudah terbangun di pasar Cideng ex Aneka Beton, sebuah kesamaan dan visi telah terbangun. Kini, semua berkumpul karena ada sesuatu yang beda dan untuk kita para usahawan dan serta konsumen agar lebih mengenal,” imbuhnya kepada TribunAsia.com.

Seiring dengan keterbukaan informasi, konsep transaksi belanja online ‘BusanaTasik.com’ sangat dibutuhkan oleh lapisan masyarakat. Karena, dinilai sangat lebih efisien waktu atau pun jarak dan tempat untuk melakukan order transaksi.

“Masyarakat digital dengan pangsa pasar kini mencapai 40 persen sekarang ini telah beralih pada konsep kemudahan bertransaksi secara cepat tanpa ruang dan waktu, hanya dengan layanan berbelanja online,” ucap Heru.

Menurut Heru, transaksi belanja manual saat ini telah beralih ke situs online untuk memberikan pelayanan percepatan proses transaksi dan percepatan distribusi. Tentang produk pakaian yang ditawarkan sangat ekonomis mengikuti perkembangan zaman seperti busana muslim dan lain-lain jenisnya.

“Dan belanja manual akan semakin tertinggal bila tidaka ada terobison kemudahan dan percepatan distribusi. Praktis hal ini sudah menjadi komoditis dan konsumen menjadi trend masyarakat, dengan roll model dari kwalitas dan harga yang menjadi konsumen dapat terjangkau sesuai kebutuhan busana muslim akan terus tetap berjalan semakin kompetetif,” paparnya.

Dengan launching perdana BusanaTasik.com di Pasar Tasik pada Kamis 16 Agustus 2018 bertempat di Jalan Cideng Timur, Jakarta Pusat dengan tujuan memperkenalkan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk menampilkan berbagai produk yang dikemas dalam bentuk transaksi digital.

“BusanaTasik.com yang hari ini kita saksikan dan bersama kita launching menjawab tantangan berbelanja zaman now, yang secara implisit menjadi dorongan bagi para produksi,  usaha baju muslim untuk menampilkan dalam cara imformatik yang dapat dilihat langsung bukan hanya dengan fiture, tapi kesertaan model yang akan terus berkembang,” jelas Heru.

Adapun aplikasi transaksi dapat diunduh oleh konsumen atau para pelaku usaha melalui play store untuk memperoleh informasi tentang konten produk. Untuk itu, kegiatan pasar yang menerima penjualan eceran dan grosir atau agen produksi ikut tergabung aplikasi bisnis tersebut.

“Layanan busana Tasik mencakup content  sehingga orang hanya dengan klik dan play store busanatasik.com, sehingga meningkatkan penjualan bagi para pedagang. Menampung para grosir, produksi, agen hingga eceran yang nantinya bergabung,” terangnya.

Akan tetapi kegiatan operasional yang biasa dilakukan oleh pelaku pasar pada hari Senin dan Kamis tetap berjalan seperti biasa dilokasi Pasar Tasik Cideng.

“Senin dan Kamis merupakan cara jual reguler tapi penjual kontinunitas hanya ada cara menjaual dan bertransaksi dengan online hanya ada di busanatasiki.com. Tegline kami memudahkan berbelanja hanya dengan melihat fiture dan pilihan maka transaksi ini sudah ada yang urus dan antar,” kata Heru lagi.

Diharapkan, para pelaku usaha dapat meningkatkan penghasilan dan memberikan pelayanan kepada konsumen model busana yang terkini sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menciptakan dan membangun bagi peningkatan pendapatan,  kwalitas produck untuk memberikan pelayan bagi konsumen secara mudah, cepat, efektif dengan tidak mengenal waktu bagi masyarakat (konsumen) produk lokal yang up to date dan modern,” urai Heru. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *