oleh

Kun Fayakun : 212 Mart Booming

TribunAsia.com

Oleh: Amir Kumadin

 

Saya pernah ngecek di Indomaret produk handsoap dari Yury. Ternyata tidak ada. Ini juga terjadi di Alfamart.

Lalu saya tanya ke kasir, “Mas handsoap dari Yury ada?”

Mas kasir tersebut bilang, “Gak ada. Handsoap dari Yury sudah gak masuk lagi ke sini, pak. Adanya produk Indomaret”.

 

Kesimpulannya:

Sungguh goncangan yang dahsyaaat bagi Yury.

Coba bayangkan, berapa ribu outlet Indomaret dan Alfamart yang telah memangkas produk Yury tersebut.

Produk Yury tersebut sekarang hanya ada di super market-super market, seperti Tip Top, Carrefour/Trans Mart, Superindo, Hypermart,  dan lain-lain.

Artinya, Yury sekarang sedang butuh banget mitra, jaringan distribusi, toko, dan lain-lain untuk menjual produknya.

Andai 212 MART sudah ribuan, sudah kuat, maka tidak mustahil kita bisa beli pabrik Yury tersebut.

Karena daripada Yury bangkrut, lebih baik disuntik dana dan atau dijual.

Itu baru contoh, bagaimana suatu perusahaan atau produk yang sudah establisment, status quo, mainstreem, tiba-tiba kolep dan tidak ada di pasaran gara-gara  dipotongkompas oleh mitranya.

Atau dalam konteks produk yang lain, bisa saja terjadi, atas kuasa dan izin-Nya, bahwa suatu saat nanti Unilever dan perusahaan-perusahaan multinasional lainnya  menjadi milik kita,  dengan berbagai faktor dan kondisi yang ada, yang selalu berjalan dan berubah.

Karenanya, kita umat Islam harus MEMBOOMINGKAN 212 MART sebagai ujung tombak dari jaringan distribusi produk ritel.

Yaitu dengan cara  berpihak, peka, dan peduli terhadap sesama anak bangsa dan terhadap sesama muslim.

 

  1. Berinvestasi secara berjama’ah dalam wadah koperasi untuk membangun dan mendirikan 212 MART-212 MART berikutnya.
  2. Bela dan beli produk karya anak bangsa, pribumi, muslim.
  3. Belanja di 212 MART atau di warung, toko, mini/super market, termasuk marketplace, milik muslim lainnya.

 

Wassalaam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *