oleh

Diklat Tindak Pidana Umum dan Perbankan Diikuti oleh Kepala Seksi Se-Indonesia

Jakarta, TribunAsia.com – Seluruh jaksa se-Indonesia mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang materi perbankan dari otoritas jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) di Jalan Harsono RM No. 1 Ragunan, Jakarta Selatan.

Ketika ditemui, Kepala seksi tindak Pidana umum menyampaikan peserta yang mengikuti proses pendidikan dan pelatihan (Diklat) tehnis fungsional yang dihadiri oleh seluruh lembaga Kejaksaan Negeri di Indonesia termasuk kepala seksi, Kamnegtibum dibekali wawasan serta tindak pidana umum lainnya (TPUL).

banner 336x280

“Materi dari OJK, BI dan Kejagung disana Diklat banyak juga seluruh jaksa se-Indonesia. Diklat teknis fungsional yang dikuti oleh seluruh kepala seksi (kasi) kamnegtipum dan TPUL seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Muklis, SH., MH kepada TribunAsia.com, Rabu (15/8/2018).

Saat ini, tindak pidana umum kerap terjadi diberbagai wilayah di Indonesia Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Badiklat Kejagung RI) memberikan materi untuk menekan kasus pidana tersebut dengan memberikan ilmu pengetahuan yang bekerja sama disektor perbankan termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Sekarang banyak tindak pidana perbankan. Masalah transfer gelap bersama PPATK di Badiklat Ragunan dan dapat piagam dari peringkat 1, 2 dan 3,” ucap Muklis.

Peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan diberikan piagam ketika selesai mengikuti pelatihan dengan penilaian yang terbaik diantaranya yaitu aktif, disiplin dan mampu menguasai materi selama terselenggaranya pendidikan dan pelatihanat.

Diketahui peringkat ke-1, ke-2 dan ke-3 antara lain :

  1. Kepala Seksi Tindak Pidana Umum yaitu, Ahmad Muklis dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.
  2. Kepala Seksi Kamnegtibum yaitu, Irna Indira dari Kejaksaan Negeri Makasar, Sulawesi Selatan.
  3. Kepala Seksi Kamnegtibum yaitu, Asri Susantika dari Kejaksaan Negeri Bali.

 

Lebih lanjut, Kepala seksi tindak pidana umum turut serta menuturkan, ketika mengikuti pendidikan dan pelatihan jaksa se- Indonesia selama 2 pekan terakhir penutupan dilakukan oleh Kepala badan pendidikan dan pelatihan (Kabadiklat), Untung Setia Arimunadi.

Baik pembukaan dan penutupan pendidikan dan pelatihan ditubuh Korps Adhyaksa dihadiri oleh praktisi hukum, hakim seluruh Indonesia, penyidik Polda, Bapas dan advokad Peradi.

Dalam kesempatan itu dibuka juga oleh Badan pendidikan dan pelatihan Republik Indonesia, Bapak Untung Setia Arimunadi yang melakukan penutupan. Dan seluruh praktisi hukum antara lain hakim, advokad dari Peradi, Bapas, JPU, dan penyidik polri Se-wilayah Sumatra angkatan 2 (sistem peradilan pidana anak). Kalau anak penanganannya berbeda yang sudah melakukan Diklat ini,” papar Muklis. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *