oleh

Harga Sapi Qurban Dibandrol Mulai Rp 17 Juta-an dan Kambing Rp 2 juta-an

Jakarta, TribunAsia.com – Pedagang hewan Qurban bandrol harga sapi mulai dari Rp 17 juta-an, harga itu pun terbatas jumlahnya selama persediaan masih ada.

Menurut Opik, yang mangkal di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Buaran 2, Jakarta Timur mengatakan, saat menjelang hari Raya Idul Adha 2018 harga sapi Bali melonjak naik akan tetapi lapak miliknya menjual hewan Qurban dengan harga terjangkau. Berbagai jenis kebutuhan hewan Qurban turut dijualnya seperti kambing, domba dan jenis sapi lainnya.

banner 336x280

“Yang agak mahal saat ini sapi Bali. Kuota dibatasin yang agak ringan 17 jutaan 2,5 kwintal. Jenis sapi banyak kayak PO (sapi lokal) kulit kasar tulang gede. Bali, Kupang dan Brahma. Dominan daging, tulang tipis Bali sama Madura,” kata Opik kepada TribunAsia.com, Senin (13/8/2018).

Ia menambahkan, dilapak yang dilengkapi tenda itu juga menyediakan kambing dan domba diperkirakan dengan harga pasaran Rp 2 juta-an. Hewan Qurban yang dijualnya, diperoleh dari Pulau Jawa antara lain dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Pasaran kambing 2 juta bobot (berat) dari 20-25 kilo gram. Domba sama harganya kalau domba dari Jabar dan Jateng,” imbuh pedagang berkaos hitam.

Pedagang Hewan Qurban di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Buaran 2, Jakarta Timur. (13/08/18)

Sementara, ditemui dilokasi yang sama Adul Latif yang tengah menanti calon konsumen menyampaikan, diperkirakan para pembeli akan ramai menyambangi lapak miliknya dikarenakan akan memasuki hari Raya Idul Adha.

“Gebrakan sebelum hari H. H-2 mulai ramai (pembeli), apalagi malam takbiran siap-siap saja tenaga extra,” ungkap Latif.

Khusus di malam hari, dia bersama rekan-rekan pedagang lainnya tidur dilapak itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk aksi pencurian hewan dagangannya.

“Kita waspada juga takutnya kambing dibawa orang, tiap malam ganti-gantian (jaga malam) begadang antisipasi,” lanjutnya.

Disampaikan kembali oleh Latif bahwa dirinya, berprofesi sebagai sopir bus luar kota namun, tiap tahun menjelang Idul Adha dirinya meliburkan diri dan membantu keluarga menjual hewan Qurban.

“Tiap tahun bantu keluarga biasanya saya bawa bus pariwisata ngga tiap hari ini aja,” cerita Latif. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *