oleh

Sudirman Said : Terpilihnya Sandiaga Uno Mendampingi Prabowo Adalah Proses Demokrasi yang Baik Bagi Masyarakat

Jakarta, TribunAsia.com – Sandiaga Salahudin Uno terpilih mendapingi Prabowo menurut Sudirman Said adalah proses demokrasi yang sangat baik bagi masyarakat. Pasangan calon presiden tersebut telah menjadi permasalahan yang hangat dibincangkan pada Kamis malam sebelum diputuskan dan diumumkan di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

“Kita lihat sebagai suatu proses demokrasi yang sangat sangat baik masyarakat akan belajar ini semua Kemudian ini memang menjadi permasalahan ataupun hal yang diperbincangkan tadi malam,” kata Sudirman Said, Jum’at dini hari usai pengumuman Capres dan Cawapres (10/8/2018).

Ia menambahkan, proses penentuan sosok wakil presiden diumumkan ke publik semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara. Oleh karena itu, menurut Sudirman, pengambilan keputusan disaksikan oleh pimpinan partai politik dan harus dihormati.

“Jadi, tetapi saya kira itu hal yang muncul harus kita hormati. Proses ini semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara dan saya kira kita semua tahu reputasinya Pak Sandi dan Pak Prabowo dan juga sistem dari para pimpinan partai,” imbuhnya kepada TribunAsia.com.

Setelah positif menjadi pasangan Capres Prabowo dikatakan olehnya, maka langkah berikut Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandi akan melepaskan tombak jabatannya dari orang nomor 2 di DKI Jakarta untuk bertarung di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Dengan itu artinya beliau mundur dari partai akan mundur dari jabatannya sebagai wakil gubernur ini ini adalah satu pembelajaran bagi masyarakat segera begitu ada masalah masalah komunikasi yang tidak muncul maka diambil tindakan sehingga masyarakat akan menghargai,” tegas Sudirman.

 

Malam itu, mantan Menteri ESDM sempat menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini antara lain seperti ekonomi, lapangan pekerjaan dan penegakkan hukum yang akan dijadikan fokus bagian dari tema kampanye pasangan Prabowo dan Sandi.

“Tapi menurut pandangan saya masalah utama kita adalah ekonomi, harga soal kebutuhan pokok soal lapangan kerja yang kedua hukum penegakan hukum. Jadi, hal ini kemudian berdampak lebih berkaitan dengan yang disebut sepertinya keadilan sosial saya kira tema tema kampanye dari pasangan Prabowo dan perasaan ini akan fokus pada tema itu,” paparnya.

Sambungnya, bilamana terwujud dan menang dalam pertarungan Pilpres 2019 mendatang, kerja nyata akan ditentukan sesuai dengan kapasitas dan tugas masing-masing.

“Sekarang kita akan tunggu sampai hingga terbentuk dan mungkin nanti masing-masing akan punya tugasnya masing-masing,” ujarnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *