oleh

Capres Prabowo Memutuskan Sandiaga Uno Mendampingi Dirinya Sebagai Wakil Presiden 2019-2024

Jakarta, TribunAsia.com – Prabowo Subianto memutuskan Sandiaga Salahuddin Uno untuk mendampingi dirinya mencalonkan diri sebagai pasangan calon presiden dan wakilnya masa bakti 2019-2024.

Pada Kamis malam di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan Prabowo Subianto mengumumkan calon wakilnya dengan didampingi oleh pimpinan partai koalisi dan rencananya pada Jum’at (10/8) petang akan mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

banner 336x280

“GNPF ulama yang telah mendukung kami. Juga penghargaan kami kepada pimpinan PKS yang legowo tidak ingin menjadi pimpinan pilpres. Bahkan, legowo mereka memikirkan kepetingan umat dan rakyat. Saudara Sandiaga Uno adalah yang terbaik dan yang ada beliau bersedia lebih mengabdi kepada bangsa dan negara.Insa Allah besok saya daftar ke KPU setelah shalat di Istiqlal,” jelas Prabowo Kamis malam, (9/8/2018).

“Saya minta beliau mundur, beliau mundur dari Gerindra untuk calon wakil presiden. Karena saya menyatakan siap untuk menjadikan kepentingan bangsa Indonesia tak ada kepentingan,” lanjutnya.

Jenderal bintang tiga (Purn) TNI itu, tak lupa menyapa pendukung serta media yang tengah meliput pengumuman Capres dan Wapres. Prabowo menyampaikan, seleksi mencari sosok pendamping butuh waktu dan tidak mudah diantara butuh pertimbangan yang sangat mendalam antar partai koalisi.

Baca Juga : Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Deklarasikan Diri Menjadi Pasangan Capres dan Cawapres 2019

“Selamat malam, salam sejahtera bagi kita sekalian dan saudara-saudara sekalian. Media yang hadir meliput melaporkan kepada rakyat Indonesia dan saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Telah memutuskan dan memberi keputusan kepada saya dan saudara Sandiaga Uno untuk calon presiden dan wakil presiden untuk masa bakti 2019-2024. Kami sebagai anak bangsa kami mohon kekuatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pertama proses tidak mudah saudara,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra.

Adapun partai koalisi yang mendukung Prabowo dan Sandi maju di Pilpres 2019 antara lain Partai Amanat Nasional (PAN) dihadiri oleh Ketum Zulkifli Hasan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dihadiri oleh Ketum Sohibul Iman.

“Begitu juga dengan Partai PAN, PKS banyak koalisi. Partai PAN telah membentuk koalisi the facto,” imbuh Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo bersama partai koalisi turut mengkritisi dan dirinya merasa prihatin ketika sumber kekayaan bangsa Indonesia dikuasai oleh negara luar.

Baca Juga : Sudirman Said : Terpilihnya Sandiaga Uno Mendampingi Prabowo Adalah Proses Demokrasi yang Baik Bagi Masyarakat

“Dari koalisi kita kita bentuk kita cari terhadap masalah besar bangsa ini mengalirnya kekayaan kita mengalir keluar secara sistemi,” ucapnya.

Selain itu, Zulkifli Hasan mengatakan, koalisi the facto memiliki cita-cita yang sama dalam penegakkan hukum yang berkeadilan seperti dicontohkan kasus Novel Baswedan yang tak kunjung terungkap dan kekayaan negara sampai dibawa keluar negeri .

“The fakto kita bersama-sama kesamaan cita-cita. Penegakan hukum yang adil. 3 bulan kasus Novel sudah kelar sesuai dengan cita-cita bangsa. Kalau ada kekayaan yang dibawa keluar berarti kita sama dengan Pak Prabowo, sehingga cita-cita berpihak kepada rakyat dan kedaulatan tetinggi untuk NKRI,” singkat Zulkifli Hasan Ketum PAN. (Dw)

Baca Juga : Injury Time, Ketua MUI KH.Ma’ruf Amin Cawapres Jokowi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *