oleh

Hakim Vonis Dokter Pembunuh Istrinya Seumur Hidup

Jakarta, TribunAsia.com – Sidang agenda putusan kasus pembunuhan Dokter Letty Sultri dengan terdakwa dr. Ryan Helmi digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jl. Dr. Sumarno, Jakarta Timur, Selasa (07/8).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Fuji Harian dengan hakim anggota I Gede Heriawan dan Muhammad Sirad memutuskan bahwa terdakwa yang merupakan suami korban dijatuhi hukuman penjara seumur hidup lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pada sidang sebelumnya menuntut hukuman mati.

banner 336x280

Putusan tersebut diberikan dengan perimbangan bahwa terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana.

Baca Juga : Pembacaan Pledoi Terdakwa Sang Penembak dr.Letty Didampingi 2 Orang Kuasa Hukum

“Majelis hakim tidak sependapat dengan kuasa hukum terdakwa, yang menyatakan bahwa terdakwa tidak berencana dalam melakukan tindakannya,” terang hakim saat membacakan putusan.

Hal lain yang juga memberatkan terdakwa adalah tanpa hak memiliki senjata api. Untuk itu Majelis Hakim memutuskan, “Menjatuhkan pidana terdakwa dengan pidana penjara seimur hidup.”

Usai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Muhammad Rifai mengatakan bahwa akan memikirkan apakah melakukan banding atau tidak atas putusan tersebut.

Baca Juga : Hakim dan Jaksa Pertanyakan Senjata Api, Kedatangan dr.Helmy Tembak Istri dengan Aplikasi Gojek

“Pikir-pikir dulu, karena tidak sesuai dengan permohonan kami, karena tidak dilakukan secara berencana,” ujarnya usai persidangan.

Terkait kepemilikan senjata api, dia menyakini bahwa terdakwa membeli senjata untuk sekedar latihan, bukan untuk membunuh.

“Pembelian senjata api itu bukan untuk membunuh seseorang,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *