oleh

Perang Asimetris : Prabowo – UAS

TribunAsia.com

Oleh : Solidaritas Arus Bawah Islam (SURABI)

 

Perang asimetris, neo cortex atau apa pun namanya, hakikatnya adalah perang kecerdasan, perang manipulasi, perang psikologis, perang intelijen. Ya memang hakikatnya yg kita hadapi senantiasa perang, cuma ada perang senyap ada perang bising.

Indonesia dapat mengatasi perang itu dg mengonsolidasikan gairah umat Islam untuk mengawal ketat keberlangsungan dan kejelasan arah negaranya. Mereka harus menjadi subjek aktif bekerja sama dengan segala elemen patriotik, sprti TNI, POLRI, dst.

Sekali mereka dipisahkan dengan negaranya, dengan membuat isu, biarlah negara urusan kaum profesional, maka negara sudah dengan mudah dicaplok oleh musuh.

Dalam konteks perang asimetris, solusi terbaik ialah Prabowo – UAS. Perpaduan gelombang konsolidasi umat/rakyat dengan kematangan visi internasional yg dimiliki Prabowo. Selain itu, gelombangnya nggak dapat. Maka marilah dorong Prabowo – UAS. Sebab yang urunan nanti, umat sndiri. Bukan bohir/bandar besar. Akibat positifnya, rakyat terlibat aktif secara bottom up.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *