oleh

2 Terdakwa Wanita dan Saksi dari Dealer Hino Beri Kesaksian Terkait Penggelapan Antara Koperasi

Jakarta, TribunAsia.com – 2 Terdakwa wanita hadiri persidangan di PN Jaktim terkait penggelapan yang melibatkan koperasi. Dalam persidangan itu, salah seorang perwakilan Dealer Hino turut dimintai keterangan oleh Majelis Hakim. Persidangan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Maslikan, Asban Panjaitan dan Posma P Nainggolan.

Diketahui, pelapor bernama Cahaya sebelumnya telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya tentang surat kredit berdokumen dalam negeri atau LC (letter of credit) terhadap terdakwa dr. Wiwin dan Joice.

Menurut Kuasa Hukum dari Posbakum Geradin yang berkantor di Tebet Jakarta Selatan mengatakan, dirinya baru kesempatan itu ditunjuk oleh kliennya yang bernama dr. Wiwin berurusan dengan pelapor yaitu Cahaya.

“Saksi dari pihak dealer kebetulan dari pihak itu menyatakan kalau misalnya itukan dari saudara terdakwa ini cerita dari Ibu Cahaya dan Pak Wahyu dari saudara saksi pun tidak menyatakan kenal dengan terdakwa. Jadi, karena dia dari pihak dealer ini dia hanya mengerjakan kewenangan nya saja yang ada di pekerjaan itu,” kata Apro Simbolon, SH. Bagaskoro, SH, Jum’at (3/8/2018).

Sambungnya, kata tim Penasehat Hukum dia pun tidak bisa menjelaskan secara rinci tentang istilah dalam perbankan untuk mencairkan dana dalam proses pembelian kendaraan dengan jenis dump truk.

“Sebutlah SKBDN lah tuh apa lah yang itukan kita kurang paham karena itu kan istilah-istilah dalam bank itu udah bilang kalau untuk misalnya untuk mencairkan dana segala macam membeli mobil kalau macam itu ada SKBDN (surat kredit berdokumen dalam negeri / LC (letter of credit) lokal,” imbuhnya.

Untuk itu, dia melanjutkan, dari keterangan cerita diruang persidangan total keseluruhan kendaraan dump truk belum bisa memaparkan lebih detail dikarenakan baru ditunjuk sebagai Penasehat Hukum.

“Kalau kami melihat sekilas ceritanya dan terkena tadi ada sebutan nya (merk dump truk) Hino jadi ya kendaraan bermotor telah gitu. Total bulat (jumlah keseluruhan) tersebut gitu lho belum tahu kan ini memangnya tadi saya bilang kembali kami baru pertama kali sidang karena baru ditunjuk,” jelasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *