oleh

Mulyadi Siregar : Kesejahteraan Umat Diperjuangkan Melalui Parlemen

Jakarta, TribunAsia.com – Pemilihan anggota dewan dari daerah sampai pusat sudah di depan mata, banyak tokoh dari latar belakang Islam yang akan ikut berkompetisi, salah satunya adalah Mulyadi Siregar, figur yang banyak berkecimpung sebagai pengamat dan praktisi ekonomi Islam. Mulyadi berencana maju melalui HANURA.

Dalam wawancara bersama TribunAsia.com, Mulyadi yang juga merupakan Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Wilayah DKI Jakarta menerangkan bahwa alasan dirinya berencana maju karena ingin berjuang meningkatkan kesejahteraan umat melalui jalur parlemen.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Jadi ada kemungkinan saya maju karena saat ini masih proses, saya ingin berkontribusi kepada masyarakat, meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di bidang ekonomi sesuai misi ISMI, nah akan lebih baik kalau saya berpartisipasi di parlemen mewakili suara rakyat” Jelasnya, Senin (30/7).

Ditanya terkait keberpihakannya terhadap umat Islam jika kelak dirinya terpilih, Pria ini dengan gamblang menyampaikan komitmennya untuk menyuarakan kepentingan umat Islam di DPR.

“Suara-suara dari umat Islam akan disuarakan di parlemen agar lahir regulasi yang memihak kepada kepentingan umat Islam, misalnya suara terkait produk halal, itu perlu disuarakan agar menjadi regulasi, kemungkinan suara umat Islam diperjuangkan lewat parlemen sangat terbuka, itu memang perlu terlebih umat Islam jumlahnya mayoritas” lanjutnya.

Dirinya menilai upaya beberapa partai dalam menyampaikan aspirasi umat di dewan sudah bagus, dan ketika semakin banyak orang yang memiliki keberpihakan terhadap umat yang masuk ke parlemen maka perjuangan akan berjalan lebih baik lagi.

“Parlemen sudah baik dalam menyuarakan kepentingan umat Islam, yang baik ini bila semakin banyak orang baik yang masuk parlemen maka akan lebih baik lagi” imbuhnya.

Mulyadi memandang bahwa parlemen membutuhkan sosok yang paham dan pengalaman dalam dunia ekonomi agar parlemen mampu memproduk regulasi yang menunjang kesejahteraan rakyat.

“Saya memulai karir sebagai pengamat dan praktisi ekonomi hingga aktif di organisasi yang fokusnya utamanya adalah kesejahteraan umat. Parlemen butuh semakin banyak orang yang paham ekonomi, itulah mengapa saya mempertimbangkan kemungkinan untuk masuk di dewan, yang kita perlu perjuangkan adalah kemandirian ekonomi sebagaimana telah diperjuangkan sejak era Bung Karno” tutupnya. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *